Jangan Ketinggalan:
Home : Artikel : Penyakit dan Kesehatan Kucing : Ascites Pada Kucing, Penyebab Dan Pengobatannya
ascites pada kucing

Ascites Pada Kucing, Penyebab Dan Pengobatannya

Ascites pada kucing adalah suatu keadaan di mana adanya cairan berlebihan di dalam perut kucing yang bisa mengakibatkan gangguan fisiologis. Gangguan tersebut bisa berupa ketidaknyamanan, gangguan aktivitas, penurunan nafsu makan, gangguan pernafasan, gangguan pencernaan, hingga yang lebih serius seperti gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi jantung dan beberapa penyakit dalam lainnya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang penyakit ini, berikut adalah penyebab, gejala, diagnosa dan pengobatan ascites pada kucing secara umum. Jika kucing peliharaan Anda memiliki tanda-tanda terkena penyakit ini, segeralah dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan diagnosa dan pengobatan yang tepat sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Penyebab:

  • Pendarahan organ dalam
  • Kanker daerah perut
  • Robeknya kantung kemih
  • Gangguan fungsi ginjal (penyakit ginjal)
  • Gangguan fungsi hati (hepatitis)
  • Gangguan sistem kelenjar
  • Penyakit gagal jantung kongesti
  • Hernia
  • Saling melilitnya usus (torsi usus)
  • Gangguan fisik (robeknya otot peritoneum/perut sehingga cairan di dalam perut bisa mengalir dan terkumpul di kulit)
  • Asupan minum yang berlebihan

Gejala Ascites Pada Kucing:

  • Terjadinya pembengkakan daerah perut jika di tekan berisi cairan
  • Kucing terlihat lesu dan lemah, tidak lincah seperti biasanya
  • Penurunan nafsu makan
  • Kesulitan bernafas, kadang disertai batuk
  • Terjadinya penurunan berat badan
  • Untuk kucing jantan kadang terjadi pembengkakan di daerah scrotum dan penis

Diagnosa Penyakit:

  • Berdasarkan pemeriksaan fisik (inspeksi dan palpasi)
  • USG atau X-RAY
  • Pemeriksaan analisis darah
  • Pemeriksaan analisis isi cairan perut yang disebabkan ascites

Pengobatan Yang Dilakukan:

Pengobatan apa saja yang bisa diberikan pada kucing penderita ascites tergantung dari hasil diagnosa dokter yang memeriksanya. Beberapa metode pengobatan yang biasanya dilakukan antara lain adalah:

  • Pengeluaran isi cairan dengan merangsang menggunakan obat diuretika atau melalui kateter
  • Lakukan operasi pembedahan jika ditenggarai diperlukan tindakan demikian
  • Berikan antibiotik dan anti radang jika ditemukan infeksi dari hasil diagnosa
  • Diet makanan khusus mungkin saja diperlukan jika kucing menderita gangguan ginjal, pemberian makanan rendah protein mungkin menjadi solusi

Untuk artikel lainnya tentang penyakit dan kesehatan kucing, bisa dilihat melalui tautan ini.

Penulis: drh. Yusni
Sumber: dari berbagai sumber